SELAMAT DATANG DI METEOR FOTO "Sangkan Paraneng Dumadi"

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Belajar fotografi (eksposur)

Dalam dunia fotografi dikenal istilah yang disebut eksposure yaitu sebuah proses penangkapan cahaya, yang sangat menentukan kualitas suatu hasil foto dari segi pencahaya. Proses ini mulai saat tombol shutter ditekan, sampai dihasilkannya gambar(foto). Dan hasilnya, apakah suatu foto dikatakan “terlalu gelap/underexposure”, “terlalu terang/overexposure” atau "pas", semua bergantung setingan eksposure-nya. Jika istilah Foto-grafi diartikan sebagai “melukis dengan cahaya”, maka eksposure merupakan pengontrolan jumlah cahaya untuk melukis lukisan tersebut.

Inti dari fotografi adalah eksposur, atau total cahaya yang masuk ke dalam sensor peka cahaya yang ada dalam kamera. Karena cahaya tersebutlah, foto itu terbentuk. Peran kita sebagai fotografer adalah mengendalikan jumlah cahaya yang masuk. Bagi yang ingin meyalurkan jiwa kreatif kedalam foto-foto yang dihasilkan, ada baiknya kita pahami konsep eksposur.

Jadi apa itu eksposure?



Sesuai arti bahasanya, eksposure berasal dari kata to ekspose yang berarti “memaparkan”, yang secara sederhana eksposure dapat diartikan “pemaparan” cahaya. Atau lebih spesifiknya, suatu proses dan ukuran bagaimana suatu sensor cahaya atau film terpapar cahaya pantulan suatu objek yang sedang difoto.

Ada tiga elemen yang harus diketahui untuk memahami eksposur yang mana setiap elemen ini behubungan dengan cahaya, bagaimana cahaya masuk dan berinteraksi dengan kamera untuk menghasilkan sebuah gambar(foto).

Ketiga elemen tersebut adalah :

1.ISO = ukuran seberapa sensitif sensor kamera terhadap cahaya
2.Aperture = seberapa besar lensa terbuka saat foto diambil
3.Shutter Speed = rentang waktu “jendela’ didepan sensor kamera terbuka

Faktor-faktor ini saling terkait dan sangat mempengaruhi hasil akhir sebuah proses eksposure. Tujuan utama dari pemaparan cahaya (eksposure) adalah memberikan jumlah cahaya yang cukup untuk dipaparkan pada sensor atau film untuk menghasilkan gambar. Hasil akhir suatu eksposure dalam arti ukuran tingkat pencahayaan pada sensor/film, dapat dikontrol melalui pengaturan ketiga faktor diatas. Lebih jelasnya, tingkat pencahayaan pada foto dapat dihasilkan dengan cara mengatur jumlah cahaya yang masuk, atau pengaturan lamanya waktu paparan, atau pengaturan sensitifitas sensor, atau melalui kombinasi ketiganya.

Sebenarnya bahasan mengenai eksposure ini melibatkan serangkaian penjelasan detail teknik yang lain, apabila digali lebih lanjut sangat menarik dan dapt memberikan ruang eksplorasi yang luas pada kita. tulisan ini hanyalah entrypoint untuk menggalinya lebih dalam lagi.

Selamat menggali lebih dalam....., semoga bermanfaat.........dan tetap semangat....!

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...