SELAMAT DATANG DI METEOR FOTO "Sangkan Paraneng Dumadi"

Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Belajar Fotografi (Focus)

Membuat foto yang lebih tajam adalah dambaan setiap fotografer. Terkadang kita merasa bosan karena melihat hasil foto tidak sempurna ( tidak fokus). Untuk mendapatkan foto yang benar2 tajam, cara yang paling mudah adalah dengan mengenali modus fokus dan drive yang tersedia pada kamera kita.

Dalam seni fotografi ada 2 jenis fokus yaitu auto focus dan manual focus

Auto Focus
Pada kamera D-SLR umumnya terdapat dua pilihan auto fokus yaitu single-point focus dan multiple-point focus.
single-point focus bisa jadi pilihan tepat bila objek yang ingin di abadikan relatif statis misalnya untk pemotretan portrait, pasphoto dan sejenisnya, kita bisa memposisikan titik fokus pada mata objek. titik focks ini bisa di dapat setelah mencari dari pilihan titik fokus yang tersedia lalu tekan tombol shutter (tombol pelepasan) setengah saja lalu tentukan titik fokusnya jangan lupa cek komposisi terakhir abadikan foto.
Jika kita menggunakan modus multiple-point focus, ini sangat dinamis, karena kita memanfaatkan kepintaran kamera dalam menentukan titik fokus dan kita menikmati hasilnya saja, tapi kondisi tertentu sebaiknya kita menggunakan modus single-point focus atau manual.
Fungsi auto focus yang canggih pada kamera modern saat ini cocok di gunakan untuk berbagai situasi, namun jika gagal mendapatkan gambar yang kurang tajam sebaiknya ubah modus fokus menjadi manual.



Manual Focus
Modus ini biasa di gunakan para fotografer untuk pemotretan makro, pada foto makro ruang tajam sangat terbatas sehingga di perlukan fokus yang benar2 tepat. Jika kita ingin menabadikan objek yang kecil (mini) lensa akan kesulitan untuk menemukan titik fokus, cara termudah adalah dengan menggunakan modus manual focus terkadang fotografer menggerakan lensa kedepan dan kebelakang untuk menemukan titik fokus hingga mendapatkan gambar yang tajam.
Manual focus juga biasa di gunakan untuk pemotretan action (moment berjalan) biasanya fotografer menggunakan tehnik pra-fokus. Tehnik ini dilakukan dengan cara menentukan lokasi dimana moment akan terjadi dan di inginkan kemudian melakukan pra-fokus di area tersebut dan menunggu hingga moment terjadi di lokasi yang telah di tentukan/di inginkan, untuk melakukan ini kita harus bisa memperkirakan waktu dengan tepat karena bisa saja moment yang kita inginkan hilang begitu saja sebelum kita sempat mengabadikannya.

Sebenarnya dalam kondisi apapun sebisa mungkin gunakanlah settingan manual focus sehingga kita lebih leluasa menentukan dimana titik fokus yang kita ingin jadikan titik fokus pada sebuah foto.

wokey deh.... selamat mencoba dan selamat berkarya......

1 komentar:

The Best mengatakan... Reply Comment

Nice Info !! :) Do not forget to visit Sekilas Info Aneh

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...